Yaqra.com, Makassar — Sekitar 200 orang yang terdiri dari mahasiswa, pengurus, serta orang tua masyarakat Luwu Utara di Makassar menghadiri kegiatan buka puasa bersama Bupati Luwu Utara yang digelar di Saung Cobek Perintis. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat Luwu Utara di perantauan.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah.
“Kolaborasi adalah kunci kemajuan Luwu Utara. Daerah kita kaya akan sumber daya alam dan memiliki wilayah pertanian serta perkebunan yang sangat luas. Saat ini, di Rongkong sedang berlangsung panen bawang dan kencur yang menunjukkan potensi besar sektor pertanian kita,” ujarnya.
Terkait penanggulangan banjir, Bupati juga menyampaikan harapannya agar Seminar Nasional yang akan digelar BPD KKLR Luwu Utara dapat menghadirkan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai salah satu narasumber. Seminar tersebut direncanakan berlangsung pada akhir April di Luwu Utara.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap mahasiswa Luwu Utara yang tergabung dalam PP PEMILAR sebagai bagian dari generasi muda yang berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua KKLR Kabupaten Luwu Utara, Hj. Sitti Johar Karim Isjaya, menekankan pentingnya kolaborasi sesuai tema kegiatan, yakni “Memperkuat Kebersamaan untuk Pembangunan Luwu Utara.”
Ia mengajak seluruh Dewan Pakar KKLR Luwu Utara yang kompeten di bidangnya untuk turut berkontribusi secara nyata. Salah satu contohnya di sektor pertanian, di mana Dr. Mashur saat ini tengah melakukan penelitian kultur tanah sawah di Desa Busangin.
“Harapannya, setelah penelitian ini selesai dan diterapkan, hasil panen padi masyarakat dapat meningkat. Ini adalah bentuk nyata kontribusi Dewan Pakar KKLR Luwu Utara dalam mendukung pembangunan berbasis keilmuan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dengan harapan silaturahmi ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, dan mahasiswa dalam membangun Luwu Utara yang lebih maju.













