Dugaan Skandal Narkoba Rutan Masamba; Tahanan Kendalikan Sabu Gunakan Android, Pihak Rutan dan BNN Dituding Main Mata

Berita1053 Dilihat
banner 468x60

Yaqra.com, Luwu Utara — Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Masamba Kabupaten Luwu Utara melakukan pemusnahan puluhan android dan telpon gengam hasil rasia dalam Rutan Masamba kelas ll B, Senin 29 desember 2025.

Sebuah skandal narkoba mengguncang Rutan Kelas II B Masamba, Sulawesi Selatan. Seorang tahanan di rutan tersebut diduga mengendalikan pengiriman narkotika jenis sabu menggunakan android, yang menyebabkan seorang mahasiswa terjerat kasus narkoba.

banner 336x280

Kepala Rutan Masamba Kelas II B membenarkan adanya informasi tersebut dan menyatakan bahwa tahanan yang bersangkutan telah dipindahkan ke Lapas Narkotika Sungguminasa. Pihak Kanwil direktorat jendral pemasyarakatan Sulawesi Selatan juga membenarkan adanya tahanan yang bernama AD yang memiliki barang kiriman tersebut dalam kasus ini.

Dari informasi yang dihimpun, AD menggunakan aplikasi WhatsApp untuk mengendalikan pengiriman sabu ke luar rutan. Ia diduga telah berkomunikasi dengan seorang kurir untuk mengirimkan paket berisi sabu kepada seorang mahasiswa bernama BI.

Pihak BNN Sulawesi Selatan melakukan penangkapan terhadap BI pada 24 November 2025, namun BI membantah mengetahui isi paket tersebut. Pihak BNN juga tidak mau memberikan BAP turunan kepada keluarga BI, dengan alasan bahwa kasus masih dalam tahap penyelidikan.

Gerakan Peduli Lingkungan Hidup, Hukum dan Ham menuding pihak BNN memaksakan BI menjadi tersangka tanpa memenuhi syarat-syarat yang diperlukan. Mereka juga menuntut agar pihak kanwil direktorat jendral permasyarakatan Sulawesi Selatan dan semua pegawai Rutan Masamba Kelas II B diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Rasia sekaligus pemusnahan anroid yang di lakukan oleh aparat rutan kelas 2 masamba menjadi penegasan bahwa Rutan Masamba memang benar-benar jebol dari antisipasi terjadinya kelalaian, yang menjadikan orang lain jadi korban kriminalisasi lewat peredaran narkoba yang di kendalikan dari dalam rutan menggunakan android,” ungkap Rispandi, aktivis Gerakan Peduli Lingkungan Hidup, Hukum dan Ham.

“Ini adalah skandal besar yang menunjukkan kelemahan sistem pengawasan di Rutan Masamba,” kata Rispandi,

“Kami menuntut agar pihak berwenang mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi kepada mereka yang terlibat,” tutup Rispandi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *